Attention!

"ATTENTION! NO COPY-PASTE THIS BLOG WITHOUT PERMISSION OR DIE!!! Please, be my guest and follow me. Gomapta!" ^^

Jumat, 20 Mei 2011

Fanfic: SNSD ~I'm Innocent~ [One-Shoot]

Uwah, otak lagi mumet tapi pengennya nulis fanfic. Jujur, setiap tidur selalu aja terbayang SNSD (ow no! kayaknya gw butuh psikiater...). Sampai kapan gw harus mengidap sindrom SNSD yang sekarang ini menjadi amat sangat akut. Yasulah, dari pada gw puyeng sendiri enggak jelas (yg ada malah dikira gila gara-gara klo tidur sering senyum2, wkwkwkwk) mending gw nulis lagi aja yak. Hmm, lagi bosen ngelanjutin fanfic kemarin, jadinya kali ini gw mw bikin cerita selingan aja tapi masih berhubungan sama fanfic yang gw bikin kemarin. Okey deh klo gitu, enjoy it! ^^

Perhatian!
Dilarang keras mencopas isi fanfic ini (dan juga semua yang ada di blog ini). Harap meminta izin terlebih dahulu sebelumnya dan selalu cantumkan link hidup. Tolong hargai kerja keras penulis. Fanfic ini hanya bertujuan untuk menghibur selain itu enggak ada maksud lain. Gomapta! Copas? YOU DIE!!! Mwahahahaha!!!

Cast: Seohyun, Sooyoung, Yoona, and the other SNSD Members
Genre: Komedi gak jelas, kekeke

Trio Maknae, wkwkwkwk



Bel SM Girls' High School telah berdering menandakan tanda pulangnya sekolah. (paling happy pas dengerin bel pulang, kekekek)

"Youngie, nanti jadi gak?", tanya Yoona.

"Kemana?" Sooyoung bingung.

"Itu... Katanya kita mw nonton film..." Yoona tidak melanjutkan perkataannya karena Sooyoung pastinya akan mengerti maksudnya.

"Film?" Sooyoung terdiam beberapa saat sambil berpikir maksud Yoona. "Oh, film bo... Ufff!" Belum sempat berbicara, Yoona udah keburu membungkam mulut Sooyoung dengan kedua tangannya.

"Yah! Choi Sooyoung! Hati-hati klo ngomong tentang 'itu'!", omel Yoona dan memandang tajam sahabatnya itu.

"Eng!!!" Sooyoung berusaha melepaskan tangan Yoona yang membungkam mulutnya. "Fuah!!! Akhirnya bisa nafas juga!", ujarnya sambil menghirup udara dalam-dalam gara-gara susah nafas akibat ulah Yoona.

"Hei, kau dengar tidak?"

"Berisik! Kau mau aku mati ya?!" Kali ini gantian Sooyoung yang marah-marah. "Ckckckck, kau tadi abis megang apa siy? Tanganmu bau tahu", tanya Sooyoung sambil mengelap mulutnya. (feeling ga enak ya mbak, kekekek)

"Ow itu... Maaf ya Youngie. Tadi aku abis buang air enggak sempet cuci tangan, hehehehe." Yoona tersenyum nakal yang langsung disambut pelototan Sooyoung.

"APAAA????!!!", teriak Sooyoung kaget setengah mati dan bersiap menerkam Yoona "Kau..."

"Sabar Youngie. Aku bercanda kok. Tadi aku cuma abis garuk kepala aja, mgkn bau karena udah 3 hari aku belum keramas. Shamponya abis, lupa beli." Yoona berusaha menenangkan sahabatnya itu wlopun semua usahanya bakalan sia-sia.

"Yah! Sini kau!" Sooyoung langsung mengejar Yoona. Enggak lama kemudian Seohyun pun datang. Melihat gadis itu, Yoona pun bersembunyi mencari perlindungan dari sang maknae.

"Hyunnie~! Tolong aku, Sooyoung jahat.", katanya manja. Seohyun tentu aja kebingungan dengan apa yang terjadi, tetapi akhirnya dapat melerai mereka berdua.

"Unnie, sudah-sudah jangan diteruskan. Malu atuh dilihat orang-orang." Perkataan Seohyun menyadarkan Sooyoung yang kalap.

"Tapi Hyun-ah... Yoona..." Sooyoung mencoba membela dirinya tapi enggak jadi, sedang Yoona berusaha menahan tawanya melihat kelakuan Sooyoung. 'Awas kau nanti Im Yoona...', gumam Sooyoung yang masih kesal.

"Kekekekek." Yoona pun merasa puas bisa menang dari Sooyoung.

"Ow ya unnie, hari ini aku mau ke penyewaan dvd. Ada film Keroro The Movie yang baru. Apa kalian enggak keberatan menemani aku ke sana? Aku takut sama abangnya...", ucap Seohyun sedikit gemetar.

Khawatir dengan maknae, Sooyoung dan Yoona yang kebetulan juga berencana ke tempat tersebut akhirnya bersedia pergi bersama. Meski tadinya mereka tidak berniat mengajak Seohyun dikarenakan suatu hal (mereka lagi kumat 'Ya-Dong'-nya, wkwkwkwk).

"Sudahlah Hyunnie. Kami juga emang niat mau ke sana kok." Sooyoung tersenyum sambil mengelus rambut Seohyun.

"Lha? Yoongie, kita kan mau... AUCH!!!" Yoona berteriak kesakitan gara-gara kakinya diinjek Sooyoung. Yoona pun langsung memandang Sooyoung kesal, namun rupanya Sooyoung memberinya kode agar Yoona tidak membocorkan rahasia mereka.

"Kenapa Yoona unnie?", tanya Seohyun kebingungan.

"Ah...Ahahahaha, egk kok. Tadi aku hanya digigit semut, hehehe."

Yoona mencari alasan untuk mengalihkan topik sementara Sooyoung tetap mengawasi Yoona dengan tatapan 'kau mau mati?' kalau dia sampe buka mulut. Yoona hanya bisa tersenyum kecut.

"Ohohohoho, ternyata ada juga semut yang genit sama dirimu Yoona.", ejek Sooyoung.

"Awas kau Youngie...", gumam Yoona pelan.

"Ayo Seohyun kita pergi, ntr keburu ujan lagi." Sooyoung menggandeng tangan Seohyun tanpa memperdulikan Yoona yang masih kesakitan.

"Tapi Yoona-unnie gimana?", tanya Seohyun sambil memelas menatap Sooyoung.

Melihat hal tersebut, sebuah ide nakal terbesit dibenaknya untuk membalas perbuatan Sooyoung.

"Aigooo... aigooo... Hyunnie... Sepertinya gara2 gigitan semut tadi kakiku menjadi kram... Gimana ini..." Yoona berakting kesakitan.

"Aduh, bagaimana ini Sooyoung-unnie?" Seohyun langsung menghampiri Yoona memeriksa kakinya.

"Sudah biarkan saja anak itu. Paling dia cuma pura2 Hyunnie. Lagi pula mana ada semut bikin kram? Konyol!"

"ADUH SAKIIIIT!!!!", teriak Yoona enggak mau kalah.

"Unnie..." Seohyun kembali memelas pada Sooyoung.

Sooyoung tahu Yoona hanya berpura-pura, tapi demi sang maknae terpaksa dia menolong Yoona.

"Yasu, jadi kau maunya apa?", tanya Sooyoung pada Yoona yang diam-diam menyeringai.

"Gendong aku Youngie...", pinta Yoona manja.

"Mwo?! Kau gila! Aku tidak mau, kau berat!", tolak Sooyoung.

"Biar aku saja yang menggendongnya unnie." Seohyun menawarkan bantuan namun langsung dilarang Sooyoung.

"Arasseo arasseo. Biar aku saja Hyunnie-ah."

"Tapi unnie kan tadi..."

"Sudah, lupakan yang tadi kukatakan. Biar aku yang menggendongnya."

Yoona pun tersenyum penuh kemenangan kepada Sooyoung.

"Ayo naik ke punggungku!"

"Iya~, hehehehe." Yoona lalu menaiki punggung Sooyoung.

Sooyoung hampir aja kehilangan keseimbangannya saat mengangkat Yoona yang ternyata amat sangat berat untuk ukuran orang kurus seperti dirinya.

"Youngie-ah~, berusahalah, kekekek.", bisik Yoona pada Sooyoung.

"Aish! Awas kau Yoona... Kau berutang banyak padaku.", ucap Sooyoung kesal.

Tidak berapa lama mereka pun tiba di tempat penyewaan dvd langganan. Seohyun yang udah enggak sabar meminjam Keroro, langsung masuk meninggalkan Sooyoung dan Yoona.

"Aigooo, anak itu melupakan kita...", ujar Yoona tidak percaya.

"Yah! Mau sampai kapan kau berpura-pura Yoong? Cepat turun, pinggangku encok niy."

"Ah, iya, aku lupa. Okey, terima kasih ya Youngie." Yoona mencium pipi Sooyoung sebagai ucapan terima kasihnya yang membuat Sooyoung terkejut setengah mati.

"APA YANG KAU LAKUKAN????!!!!", teriak Sooyoung sambil mengelap pipinya.

"Mwahahahaha! Kau lucu! Sudah ah aku mau masuk. Dah Youngie." Yoona mengedipkan matanya dan berlalu dari hadapan Sooyoung yang masih shock.

"Anak itu... Kapan dia normal... Oh my god... Kenapa dia bisa menjadi temanku?", sesal Sooyoung dalam hati.

Di dalam, Yoona dan Sooyoung berusaha mengalihkan perhatian Seohyun agar niat mereka tidak ketahuan. Sooyoung sibuk mengawasi Seohyun sedangkan Yoona menuju tempat dvd yang akan mereka pinjam dan menghampiri sang pemilik.

"Bang, saya mw nyewa film 'itu'.", bisik Yoona.

"He? Apa?"

"Ah! Biasanya juga tahu.", ujar Yoona kesal sambil sesekali melihat Seohyun supaya gak ketahuan.

"Ow, film bo..."

"Sssstt!!! Yah! Jangan keras-keras bang, ntr temen saya tahu yang ada kami dimarahin."

"Maaf... maaf..."

Sang pemilik pun mengambil pesanan yang diminta oleh Yoona. Sebuah dvd tanpa cover seperti dvd kosong.

"Ini. Inget ya de, saya enggak tanggung jawab lho." Pemilik berusaha memperingatkan Yoona.

"Iya saya tahu bang. Ini juga buat pelajaran biologi kok.", jawab Yoona ngeles. (wkwkwkwk)

"Ow, yasudah, hati-hati jangan sampe ketahuan."

"Sip bang! Thank you!" Yoona pun berlalu.

Sementara itu di sisi lain Seohyun sibuk memilah-milih film Keroro yang akan dia pinjam. Sesekali dia meminta pendapat Sooyoung.

"Unnie."

"Ya?"

"Aku bingung mau pinjam yang mana, semuanya belum aku tonton."

"Kenapa enggak semuanya aja Hyun-ah?"

"Enggak boleh. Nanti yang ada aku malah males belajar." Sooyoung merasa kata-kata itu secara tidak langsung menyindirnya.

"Ow, kalau begitu sebagian aja dulu.", jawab Sooyoung memberi solusi.

"Hmm, baiklah kalau begitu.", ucap Seohyun agak kecewa.

Enggak lama kemudian Yoona pun datang menghampiri mereka berdua dan terlihat terburu-buru.

"Kau kenapa Yoong?", tanya Sooyoung bingung.

"Youngie! Antarkan aku ke toilet, kebelet niy!" Yoona menarik tangan Sooyoung. "Ah, aku lupa! Seohyun, aku titip ini sebentar." Yoona memberikan tas dan bungkusan plastik kepada sang maknae.

"Ah iya unnie, sini aku pegang."

"Hyun-ah, kau jangan kemana-mana ya.", ucap Sooyoung khawatir seraya berlalu bersama Yoona.

"Iya, aku tunggu di sini."

Seohyun memandang bungkusan plastik Yoona dan diam-diam mengintip isinya.

"Tidak, tidak boleh Seohyun. Kau tidak boleh mengusik privasi orang lain.", katanya pada diri sendiri. "Lebih baik aku segera menyewa film Keroro." Seohyun berjalan menuju tempat sang pemilik.

"Ada apa de?"

"Ini pak. Aku mw pinjam film ini." Seohyun memberikan film yang dimaksud.

Tanpa sengaja sang pemilik melihat dvd yang tadi dipinjam oleh Yoona dan teringat kalau dia masih punya seri yang lain dari film 'itu'.

"Oh ya de, saya ingat ternyata saya masih punya seri yang lain dari film yang ade pinjam.", ujar sang pemilik yang tidak tahu apa-apa dan menyangka kalau Seohyun salah satu teman Yoona yang ingin menyewa film 'itu' juga.

"Eh? Memangnya ada lagi pak?", tanya Seohyun polos.

"Iya, tinggal satu-satunya de. Mau pinjam?"

Mendengar perkataan sang pemilik tentu saja Seohyun mempercayainya. Sang maknae mengira kalau si pemilik mempunyai film Keroro seri limited edition yang dia cari-cari selama ini.

"Iya aku mau!" Seohyun girang.

"Tunggu sebentar ya. Ah, ini dia." Pria itu memberikannya pada Seohyun. "Inget, jangan bilang siapa-siapa.", bisiknya lagi.

Seohyun hanya mengangguk tidak sabar menontonnya dan kemudian para unnie-nya datang pun datang. Mereka khawatir dengan Seohyun.

"Hyun-ah, maaf lama."

"Iya Sooyoung-onni, tidak apa-apa.", kata Seohyun tersenyum senang.

"Kau kenapa Hyunnie?", tanya Yoona heran.

"Annio. Ini Yoona-unnie, barang titipannya." Seohyun menyerahkan tas dan bungkusan milik Yoona.

"Terima kasih Hyunnie." Yoona memeriksa dvd-nya dan lega saat melihatnya ada.

"Ayo unnie kita pulang. Aku udah enggak sabar mau nonton.", ucapnya sambil menggandeng tangan kedua unnie-nya itu.

"Ah iya. Kita pulang." Sooyoung memandang Yoona kebingungan.

Mereka bertiga pun meninggalkan tempat penyewaan dvd tersebut menuju rumah masing-masing tanpa tahu apa yang akan terjadi keesokkan harinya.

-Malam hari...

*Sooyoung & Yoona POV

"Yah! Yoong, mana dvd-nya??? Ayo cepat!"

"Sabar atuh Youngie." Yoona membuka bungkusn dvd. "Btw udah dinyalain belum dvd playernya?", tanya Yoona.

"Oh iya." Lalu Sooyoung pun menyalakan dvd player-nya. "Udah niy Yoong."

"Okey sip! Saatnya kita nonton, hohoho." Yoona sambil menyeringai.

Sayangnya dvd yang mereka setel ternyata rusak dan tidak ada gambar, yang ada hanya layar berwarna biru.

"Wah, bener-bener 'blue film' ya?", sindir Sooyoung dengan tatapan menyalahkan Yoona.

"Aish! Jangan salahkan aku dong. Salahin abangnya!" Yoona membela diri.

"Yasu, kalau begitu besok kita minta tuker aja.", ucap Sooyoung dengan nada kecewa.

"Maaf ya Youngie. Kita gagal nonton. Btw pasti Seohyun lagi asik nonton Keroro. Apa kita ke sana saja?"

"Hmm, lebih baik jangan. Aku tidak ingin mengganggunya."

"Ya, kau benar. Kalau begitu kita main PS aja yuk.", ajak Yoona sambil memberikan stik PS-nya kepada Sooyoung.

"Yup, daripada bengong. Tapi awas, enggak pake curang ya Yoong."

"Sip!"

Mereka berdua akhirnya batal nonton film yang udah susah payah mereka pinjam dan malah bermain PS. Sementara itu...

*Seohyun POV

Akhirnya aku dapet juga dvd Keroro spesial limited edit. Yeah! PR udah dikerjakan, saatnya menonton. Dengan tidak sabar aku menghidupkan dvd playerku dan televisi di kamar. Yup, orang tua ku membelikannya khusus untukku, hehehe.

Pip... pip... pip... 'Please insert dvd-room'

Aku membuka bungkusan dvd tersebut, tapi kenapa enggak ada covernya ya? Ya sudahlah. Saatnya kita nonton. Btw kok gambarnya aneh ya...

"Lho? LHO???? APA INI????", teriakku. "Kenapa yang muncul malah??? Bukan Keroro??? Kenapa???"

*Author POV

-Keesokkan harinya...

Seperti biasa, Sooyoung dan Yoona berangkat sekolah bersama-sama. Tapi hari ini ada yang aneh karena Seohyun mendadak tidak masuk sekolah. Saat mereka berniat menjemputnya tadi pagi, ibunya hanya bilang kalau Seohyun sakit dan mengurung diri di kamarnya.

"Yoong, kira-kira Hyun-ah sakit apa ya? Perasaan kemarin dia baik-baik aja. Malah seneng banget.", tanya Sooyoung yang masih heran.

"Iya Youngie. Aku juga bingung. Kenapa ya?" Yoona balas bertanya.

"Yah! Aku tanya kok malah kau yang tanya balik siy?", ujar Soyoung kesal.

"Kalau gitu jangan tanya ke aku dong." Yoona memandang Sooyoung sinis. "Btw pulang sekolah kita ke tempat penyewaan dvd ya. Aku mau tanya ke abangnya."

"Iya, tapi kau tidak bawa dvd itu ke sekolah kan? Ketahuan Taeng bisa mati kita."

"Tenang saja, aku titip di loker taman." Yoona mengedipkan matanya.

-Pulang sekolah...

"Yoong, ayo cepat. Inikan hari Jumat, ntr yang ada dia malah keburu sholat Jumat lagi." (ye??? stress kumat pembaca, kekeke)

"Iya sabar Youngie. Yuk, udah niy."

Akhirnya mereka pun tiba di tempat penyewaan dvd kemarin dan langsung menuju tempat sang pemilik.

"Bang! Saya tuker dong, dvd-nya enggak ada gambarnya.", protes Yoona sama si abang.

"Okey, yang mana de?"

"Ini." Sooyoung memberikan dvd yang dimaksud.

"Hohoho, tapi yang satunya jalankan?", tanya si pemilik yang membuat mereka heran.

"Yang satu?", tanya Yoona.

"Lho? Memang kalian tidak tahu?", tanya si pemilik juga heran.

"Setahuku, kami cuma minjam satu film kok. Apa kau pinjam lagi Yoong?" Sooyoung menatap Yoona makin bingung dan punya perasaan gak enak.

"Tidak kok. Aku cuma pinjam satu." Yoona menjelaskan.

"Kalau begitu teman kalian yang kemarin mana?"

"Eh? Teman?"

"Iya, yang kemarin bersama kalian."

"Seohyun?" Perasaan Sooyoung makin enggak enak. "Me..memangnya kenapa?"

"Kemarin saya pinjamkan dvd film 'itu' ke dia karna saya kira dia juga teman kalian kan?"

Pernyataan sang pemilik penyewaan dvd itu langsung membuat mereka berdua terkejut setengah mati.

"APAAA????", pekik mereka berdua.

"I..iya...", jawab si pemilik bingung.

Sejenak akhirnya mereka tahu penyebab Seohyun tidak masuk sekolah yang ternyata dampak dari niat mereka. Sooyoung dan Yoona pun menjadi sangat merasa bersalah... Dengan lunglai mereka pergi dari tempat itu dan mengurungkan niatnya.

"Youngie..."

"Ya..."

"Bagaimana ini..."

"Jangan tanya... Aku lagi stress..." Sooyoung berjalan dengan tatapan kosong dan takut membayangkan kondisi sang maknae.

-Di kamar Seohyun...

"Ternyata... Film 'itu'... Seperti itu ya...", gumam Seohyun yang saat ini terbaring di tempat tidur. Sesekali dirinya mimisan bila membayangkan film yang tidak sengaja dia tonton semalam. (mian ya Seohyun, wkwkwkw)

-FIN-


My Notes:
All right! Another fanfic finished! Yeah, stress melanda ke blog. Mian buat para penggemar SNSD, khususnya Seohyun, kekekeke. Sooyoung, Yoona lain kali jangan nonton film begituan lagi yak (*ditumpuk para Sone). Okey, sekian dulu postingan kali ini. Btw tambah lama ini blog isinya makin gak jelas, huhuhu. Uwah, lagi seneng nulis fanfic. Pastinya kalau di blog ini ratingnya untuk semua umur. Kalo mw yang agak dewasa silahkan kunjungi blog wordpress gw ya (inbox di FB, ntr gw kasih link-nya). Sip, saatnya gw nyari wangsit buat tulisan selanjutnya. Adios amigos, jgn lupa dikomen dan gomapta! ^3^ *wuzzzz!!!

5 komentar:

ai mengatakan...

wah, kayaknya pengalaman pribadi nih.... wkwkwkwkwk

Aru mengatakan...

Wkwkwkwkwk, egk kok, egk salah lagi maksudnya,,

Ehem, egk kok, egk, sumpah,, kan aku masih polos, kekekekek,, xD

tHa RF mengatakan...

aigooo aru bener bener minta ditendang nihh,,,, uri hyunnie,,, tenang aku akan selalu membelamu kwkwkwkkw ^ *tuiingg tendang aru ke kutub biar kumpul sama bernard bear*

Revita mengatakan...

Mpok
Mpok....

Jangan Rusak Seobaby....
Itu apaan maksudnya Yoong Gak keramas 3 hari?

#panas#

Anonim mengatakan...

senpai noir ayo mana lanjutkan fictmu! *baca pake lirik igab*