Attention!

"ATTENTION! NO COPY-PASTE THIS BLOG WITHOUT PERMISSION OR DIE!!! Please, be my guest and follow me. Gomapta!" ^^

Rabu, 19 Januari 2011

Review J-Drama: Strawberry On The Shortcake

Haiyuh! Entah sejak kapan gejala hiatus ini mulai melanda... Mulai dari males nonton, nulis, sampai nge-blog (shireo!). Biar egk terus-terusan kyk gini terus, mending gw mulai nulis lagi. Yeap, masih ngebahas soal Jepang. Klo kemarin tentang film, sekarang gw mw bahas tentang dramanya. Yah, itung2 sekalian gw nostalgila bentar dah (hehehe, berasa udah tua). Drama yang akan gw ulas kali ini adalah Strawberry On The Shortcake (SOS). Yang suka drama Asia pastinya tw dong tentang drama buatan tahun 2001 ini yang dibintangi sama Hideaki Takizawa & Kyoko Fukada. Gw sendiri nonton SOS pas kelas 2 SMU, waktu itu tayang di stasiun ikan terbang. Sekitar tahun 2002an gitu deh, hmm, udah lama juga yak. Blh dibilang gw gak pernah absen nontonnya, hahaha (pulang sekolah abis les tambahan langsung ngebut pantengin depan tipi, wkwkw). Yasu, udah malem egk baik kebanyakkan ketawa. Yg ada ntr dikira kesambet lagi, khe khe khe. Yup, mending kita mulai aja review-nya. Ja, ikou! ^0^








"Mana yang kau pilih? Makan strawberry-nya dulu atau cake-nya dulu?". Salah satu dialog yang gw inget pas nonton ini drama sampe sekarang. Diangkat dari novel karya Shinji Nojima, SOS mengisahkan tentang kehidupan empat orang remaja yang berpusat kepada Manato Irie (Hideaki Takizawa). Manato sendiri tipikal remaja yg egk punya gairah hidup alias biasa-biasa aja. Sehari-hari hanya diisi dengan belajar, belajar, dan belajar. Pokoknya membosankan banget deh (gw mah ogah). Selain itu juga dia tipe 'anak baik-baik' (abis sekolah lgsg pulang ke rumah, beda sama gw dulu, wkwkwkwk) yang egk pernah ngelanggar apapun. Sampai suatu saat dia ngerasa hampa dengan hidupnya dan memutuskan untuk bunuh diri (jgn ditiru yak, dosa!). Lalu muncullah seorang gadis berbaju merah (atw mantel merah yak?) yang membuatnya gak jadi bunuh diri gara2 tuh cewek malah nantangin dia buat adu keberanian dengan cara menabrakkan diri ke mobil yg sedang lewat. Egk mw dicap pengecut, Manato akhirnya bersedia ngelakuinnya. Tapi blm juga gilirannya, Manato udah keburu kabur pas ngeliat tuh cewek ditabrak mobil (padahal mah egk, hehehe). Esok harinya setelah insiden tersebut, Manato selalu aja kepikirin sama cewek misterius itu. Manato sendiri tinggal berdua dengan ayahnya, tapi hal itu egk berlangsung lama karna sang ayah ternyata memutuskan untuk menikah lagi dengan cinta pertamanya dulu. Mendengar hal itu, Manato pun menjadi kesal dan kabur ke sekolah. Di sana lagi2 dia melihat gadis bermantel merah. Cewek itu pun memperkenalkan dirinya sebagai Yui Misawa (Kyoko Fukada) yang egk lain adalah adik tirinya (klo ortunya udah nikah ntr). Cowok itu tentu aja kaget krna selain tw dia adiknya ternyata dia juga jatuh cinta dengannya. Sejak saat itu mereka pun harus hidup satu atap (gak kebayang, hohoho). Yui pun pindah ke sekolah Manato dan naksir dengan senpai-nya yaitu Tetsuya Saeki (Yosuke Kubozuka) yg juga teman sekelas sang kakak. Sayangnya, Tetsuya justru menjalani cinta terlarang dengan guru bahasa Inggris mereka, ibu Mariko dan demi guru itu juga Tetsuya rela egk lulus2 dari sekolahnya (niat banget, khe khe khe). Mengetahui adiknya menyukai Tetsuya, Manato pun patah hati wlopun diam2 dia masih mengharapkan Yui (kasian, sama gw aja yuk, wkwkwk). Untuk melengkapi cinta segi empat, muncul lah Haruka Sawamura (Rina Uchiyama), tetangga sekaligus teman sekelasnya juga yang tanpa sepengetahuan Manato menyukai dirinya. Maka dimulailah lika-liku kehidupan para remaja tersebut. Mulai dari Manato yg memberontak dengan hidupnya yg monoton. Dia mulai berani melakukan hal2 negatif, seperti mengutil, membolos, sampai ML! Gara2 dia kerja sambilan sebagai model dan upahnya ya gitu deh, hehehe (jgn sampe deh). Yui yg akhirnya bisa berpacaran dengan Tetsuya-senpai wlopun hanya sebagai pelarian cowok itu. Tetsuya sendiri patah hati karna sang guru memutuskan untuk pergi meninggalkannya dengan alasan untuk kebaikkan mereka berdua (klo egk salah gurunya hamil deh). Sedangkan Haruka yg merupakan contoh siswi teladan pun ikut2n melakukan hal2 yg juga dilakukan oleh Manato (ckckckck, kgk ada yg beres dah). Yups, demi rasa keingintahuannya, Haruka rela melepas keperawanannya dengan guru lesnya sendiri (cm pengen tahu rasanya doang??? OMG!!!). Di samping itu semua, masalah di sekitar mereka pun bergulir dan mereka mw egk mw harus menghadapinya...


biar egk bingung (sumber: japankiku.com)


cover novelnya


The Characters
1. Manato Irie (Hideaki Takizawa)

mw dong jd kucingnya, wkwkwk

Pada awalnya Manato hanya seorang siswa SMU yg biasa2 aja. Namun, kehadiran Yui seolah merubah dirinya menjadi seorang pemberontak. Dari anak baik2, dia bermetamorfosis menjadi dirinya sendiri (bahasanya berat euy). Cowok yg awalnya berkacamata ini diam2 udah jatuh cinta dengan Yui saat pertama kali mereka bertemu. Tapi sayang, cintanya harus bertepuk sebelah tangan. Wlo demikian, Manato tetep setia menunggu 'adik'nya itu, meskipun Haruka juga menyukainya. Kita bisa liat bagaimana perhatiannya Manato kepada Yui, selalu ada di saat cewek itu butuh wlopun hatinya sakit. Yang pada akhirnya kesabarannya pun membuahkan hasil yg manis untuk cowok itu krna Yui pun membalas cinta sang 'kakak' (sweet!).

2. Yui Misawa (Kyoko Fukada)


Cewek cinta pertama Manato ini adalah adik tirinya sendiri karna ayah Manato menikah dengan ibunya Yui. Tapi hal itu egk lama, ibu Yui ternyata sakit keras dan dia pun meninggal. Gadis periang ini awalnya menyukai Tetsuya, meski tw sang senpai terus menolaknya yg kemudian menerima dirinya hanya sebagai pelarian aja (sempet ML juga siy). Perhatian Manato kepadanya perlahan membuka hatinya untuk cowok itu dan Yui menyadari klo dia juga menyukai sang 'kakak' yg saat itu dia pikir kakaknya berpacaran dengan Haruka. Sempat patah hati dengan Manato membuatnya jatuh sakit dan mencoba untuk bunuh diri, wlo akhirnya cewek itu pun tahu klo cinta Manato hanya untuk dirinya seorang (makanya jgn negatif duluan, non).

3. Tetsuya Saeki (Yosuke Kubozuka)


Tetsuya merupakan salah satu murid yang cinta sekolah. Gimana egk, wong dia egk lulus2, hehehe. Alasannya demi dekat dengan Mariko-sensei. Hubungan terlarang mereka bisa dibilang udah intim banget krna ternyata sang guru hamil!!! Dan demi kebaikkan Tetsuya dia pun pergi meninggalkan cowok itu. Frustasi dgn hal tersebut, akhirnya dia berpacaran dengan Yui sebagai pelarian. Tetsuya pun menyadari kesalahannya setelah ditegur oleh Haruka yg mana pada akhirnya dia pun menjalin hubungan khusus dengan cewek itu (demen gw sama pasangan ini, hehehe).

4. Haruka Sawamura (Rina Uchiyama)


Haruka awalnya membenci dengan sikap acuh tak acuh Manato. Seiring dengan berjalannya waktu, dia menyaksikan perubahan yang terjadi dengan diri cowok itu dan akhirnya Haruka pun jatuh hati dengan Manato. Cewek yg  juga tetangga Manato ini pun ikut2n melakukan hal-hal yg tidak boleh dia lakukan atas dasar rasa keingintahuannya. Wlopun sempat berpacaran dengan Manato, Haruka pun tahu klo di hati cowok itu hanya ada Yui. Meski pada akhirnya mereka hanya berteman, Haruka tetep bersedia membantu Manato mendapatkan cintanya. Haruka juga lah yg menyadarkan Tetsuya untuk terus menjalani hidupnya wlopun dia sendiri juga patah hati dengan Manato. Pada akhirnya Haruka pun memulai hidup baru dengan Tetsuya (klo egk salah mereka keluar negeri).

My Opinion

Drama berjumlah 10 episode ini emg ditujukan untuk menilik kehidupan para remaja Jepang dan secara egk langsung 'menyentil' para orang tua mereka yg memaksa anak2nya untuk belajar. Dengan mengangkat topik masalah kenakalan remaja saat itu, dimulai dari kehidupan mereka yg jenuh dengan aktivitas sehari-hari yang harus belajar. Yeah, bwt bisa masuk ke universitas top, mereka harus rela kehilangan waktu bermain. Malah ada yg saking stresnya egk nahan lalu bunuh diri (makanya jumlahnya terus meningkat di Jepang). Blm lagi kehidupan bebas yg banyak dianut remaja Jepang. Egk heran makin ironis aja ngeliatnya (lbh parah dari negeri sendiri). Banyak pelajaran yang bisa diambil dari sini. Mulai dari sisi positif hingga negatif, yg pasti drama ini memfokuskan pada pencarian jati diri seorang remaja. Akting para pemainnya egk perlu diragukan, apa lagi drama ini dibintangi oleh duet idola remaja Jepang saat itu, Takki & FukaKyon. Yosuke Kubozuka (pernah main di GTO juga) yg memerankan Tetsuya sendiri pernah dikabarkan mencoba untuk bunuh diri dari lantai 9 apartemennya (untung selamet, lmyn lho 26 meter!) dan sekarang dia udah bangkit dan malah terkenal bgt. Maka dari itu, kita jgn selalu berpikir negatif krna egk akan berakhir baik yg ada malah tambah suram! Selain itu, yg unik dari drama ini juga mengambil theme song dari lagu2 ABBA (band zaman bahela) seperti Chiquitita untuk opening dan SOS untuk ending (gw suka endingnya). Okey, sekian review-an singkat dari gw. Bagi yg udah nonton selamat bernostalgia, bwt yg blm egk ada salahnya bwt nonton drama ini meskipun agak jadul, hehehe. Sip, Met malem n chaljagora mina-san! ^^

12 komentar:

Anonim mengatakan...

dr film inilah asal mula nama irie_kun..
hyaaa jd inget masa" saat qt msh lugu ^^

Aru mengatakan...

Yoi, bener bgt, hehehe.
Masa2 paling indah, masa2 di sekolah (singing mode: ON). Sekarang udah teracuni, wkwkwkwk. xD

Iya RF mengatakan...

Judul dramanya msh ingat, tp klo ceritanya udah bnr2 lupa hehehe.. Gaya hidup anak2 Jepang emank udah kebarat2n dr dulunya y.. Btw req ttg Anchor Woman donk.. Yg maen Takki brg Suzuki klo g slh (bkn merk mobil y).. Nb: klo udah prnh d posting, berarti Iya blm baca tuch hehe..

Aru mengatakan...

Yupz, emg skrg udah zamannya pergaulan bebas onni. Egk barat tw timur, sama aja. >_<

Wah, Anchor Woman ya. Jujur, udh lupa sama jln ceritanya (jrg nonton juga, hehehe). Tp ntr aq coba tulis resensinya aja ya. Klo yg main aq tw, Honami Suzuki kan? Yg main Tokyo Love Story juga, dia jd Rika Akana. ^0^

dewi mengatakan...

Aku juga suka sm SOS (td baca Majou no Joken dulu, hehe...)
Sebelum kena virus Kdrama, dr dl gak pernah kelewat bwt nonton setiap dorama yg tyng di TV. Apalagi jumlah episodenya sdkt beda sm produk dlm negeri.

Aru mengatakan...

@Dewi,,
Wah, sama dong. Dulu emg masa jaya2nya dorama Jepang sblm invasi drama Endless Love, hehe. Sinetron Indo mah lewat. Makin byk episodenya, mkn ngawur ceritanya. >_<

Ari RF mengatakan...

ari malah belum nonton ini wkwkkw

Aru mengatakan...

@Ari,,
Wah, dirimu harus nonton klo gitu. Khe khe khe. ^.^

Anonim mengatakan...

BGTTTTT... nie dorama OK BGT...
tpi, y itu, rada2 agak vulgar. kategori remaja, bimbingan ortu, he...

kasih komen dikit y. gurux hamil sama tunangan yg akhirx batal merit. itu tuh, om2 yg sempat dicemburui tetsuya.
akhirx, si guru lebih milih tetsuya daripd tu om2. tpi krn udah kelewat hamil ma si om2, makax si guru nie g tega lanjutkan hubunganx ma tetsuya (merasa bersalah gitu loh...)

bgslah, ending gitu. gmn y, liat hubungan guru ma murid, tpi kelewat batas...
meskipun mungkin pernah terjadi, tpi g enak bgt klo diperliatkan d tv yg ditonton begitu banyak org...

aq suka nih, slogan dorama nie...
pilih makan strawberry duluan, ato belakangan?
dengan kata lain, berusaha ambil yg disuka skrg, ato menanti kebahagiaan dgn sabar?
asik bgt:)

Aru mengatakan...

@anonim,,
Ooow, jadi dia hamil sama om2 yak? Aku kira sama Tetsuya. Syukurlah Haruka,kekekeke.

Namanya juga drama chingu, tp emg TOP deh SOS ini. Keren!!!

Biasanya siy aku makan strawberry-nya ditengah-tengah. Itu artinya apa? Hehehe, xD

Anonim mengatakan...

klo makan strowberix d tengah2, berarti type org 'sembarang'. maksudx, apa2, sembarang aj. bs iya, bs enggak. terserah gitu dech...

d satu sisi2, bgs juga, jadi g mudah diikat sama 'samting'
d satu sisi yg lain, berati, type yg g punya pendiri... hehe...
gomenasai yaaa... ini cuma asal2an nebak koq:) peace...

Yue Lan mengatakan...

uwaaa...aku suka banget sama SOS ni.
keren deh doramanya.
inget pas ngitungin mobil lewat.
fufufu